Tekan Dampak Dengue, Kolaborasi dan Pencegahan Jadi Fokus Pengendalian Nasional

Jakarta, 16 September 2026 – Dengue tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap perekonomian dan ...



Jakarta, 16 September 2026 – Dengue tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap perekonomian dan keuangan keluarga. Studi yang dipresentasikan pada Asia Dengue Summit ke-9 memperkirakan beban ekonomi dengue di Indonesia mencapai USD 550,9 juta atau hampir Rp9 triliun pada 2024, dengan lebih dari 2 juta kunjungan rawat inap.


Temuan tersebut mendorong Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue agar pencegahan dengue menjadi bagian dari prioritas nasional. Indonesia sebagai negara tropis dengan kondisi hiperendemis menghadapi risiko penularan sepanjang tahun.


Peneliti senior Universitas Gadjah Mada, Dr. Diah Ayu Puspandari, Apt., MBA., M.Kes., mengatakan beban dengue tidak hanya ditanggung sistem kesehatan, tetapi juga keluarga.


“JKN belum menghapus beban ekonomi di tingkat rumah tangga. Pasien yang tercakup JKN tetap mengeluarkan biaya mandiri rata-rata Rp1,09 juta hingga Rp1,33 juta per episode, sementara pasien tanpa asuransi dapat mencapai Rp4,27 juta hingga Rp5,60 juta. Karena itu, pencegahan dengue menjadi cara nyata untuk mengurangi tekanan ekonomi keluarga,” ujarnya.


Selain pengendalian vektor melalui PSN 3M Plus, Jumantik, surveilans dan deteksi dini, vaksinasi juga dinilai dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan. Studi Universitas Gadjah Mada menunjukkan vaksinasi dengue pada anak usia sekolah berpotensi cost-effective serta memberikan manfaat ekonomi melalui pengurangan biaya perawatan, kehilangan produktivitas, dan absensi sekolah.


Ketua KOBAR Lawan Dengue, dr. H. Suir Syam, M.Kes., M.M.R., menegaskan bahwa dengue dapat dikendalikan melalui kolaborasi berbagai pihak.


“Dengue bukan penyakit yang tidak dapat dikendalikan. Pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat perlu membangun gerakan bersama melalui pencegahan, deteksi dini, pengendalian vektor, inovasi kesehatan, dan edukasi berkelanjutan,” katanya.


KOBAR juga menyambut penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 oleh Kementerian Kesehatan sebagai langkah memperkuat pencegahan dan pengendalian dengue secara terintegrasi.


Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, menyampaikan komitmen pemerintah untuk mencapai Zero Dengue Deaths 2030.


“Pencegahan dengue harus dipandang sebagai investasi bagi kesehatan masyarakat dan ketahanan bangsa. RAN Pengendalian Dengue 2026–2029 disusun untuk memperkuat surveilans, pencegahan, deteksi dini, tata laksana klinis, serta kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.


KOBAR mengajak pemerintah pusat dan daerah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam pengendalian dengue. Upaya tersebut mencakup edukasi, PSN 3M Plus, surveilans, deteksi dini, penguatan layanan kesehatan, serta pemanfaatan inovasi seperti Wolbachia dan vaksinasi sesuai kebijakan pemerintah.

COMMENTS

Nama

Aceh,51,Badung,1,Bali,177,Bantul,1,Blitar,1,Daerah,350,DIY,4,Dunia,2,Ekonomi,2,Gianyar,4,Hukum,40,Info,136,Jakarta,1,Jateng,9,Jatim,76,Jogja,29,Kamtibmas,6,Kesehatan,28,KOLOM,8,Kota,3,Kota Gede,1,Kota Jogja,1,Kriminal,105,Kuliner,10,Kulon Progo,22,Lendah,2,Madiun,2,Malang,1,Mantrijeron,1,Militer,1,mining,2,Misteri,1,Musik,1,Nama Bayi,2,Narkoba,2,Nasional,134,News,1602,Opini,3,Pajantan,1,Papua,19,Parenting,2,Pasca Melahirkan,6,Pasuruan,2,Pendidikan,2,Pengetahuan Kehamilan,9,Perawatan Bayi,4,Perawatan Kehamilan,8,Perkembangan Bayi,1,Politik,53,Pregnancy Knowledge,1,Produk,1,Proses Persalinan,11,RokStories Samples,6,Ruang Konsultasi,3,Samigaluh,3,Sejarah,13,SELEB,1,Sleman,1,Sosial,3,SOSMED,2,steel,1,Surabaya,1,Tabanan,1,Tips,15,Tokoh,7,Wirobrajan,2,Wisata,4,
ltr
item
Portal Polri : Tekan Dampak Dengue, Kolaborasi dan Pencegahan Jadi Fokus Pengendalian Nasional
Tekan Dampak Dengue, Kolaborasi dan Pencegahan Jadi Fokus Pengendalian Nasional
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA8JX5KzcjTcqCfa3hUS4T0WLmMzYOBpHnxBE2SJVaUWO5op8SAAtqKLj8qBhgXBF9uPuBbgzOA5ejnNDCF91ci1XUpEUmBfkT-kycfVzQRvBRWmUDEzN1tXQekNIthtGjA_AN3eNU48Tfl9qomrk_6jhJ-7EFF8lI-ri5o1RIQbDDks0SSTcyITUMEyc/s320/WhatsApp%20Image%202026-09-21%20at%2019.59.24.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhA8JX5KzcjTcqCfa3hUS4T0WLmMzYOBpHnxBE2SJVaUWO5op8SAAtqKLj8qBhgXBF9uPuBbgzOA5ejnNDCF91ci1XUpEUmBfkT-kycfVzQRvBRWmUDEzN1tXQekNIthtGjA_AN3eNU48Tfl9qomrk_6jhJ-7EFF8lI-ri5o1RIQbDDks0SSTcyITUMEyc/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-09-21%20at%2019.59.24.jpeg
Portal Polri
https://www.portalpolri.my.id/2026/09/tekan-dampak-dengue-kolaborasi-dan.html
https://www.portalpolri.my.id/
https://www.portalpolri.my.id/
https://www.portalpolri.my.id/2026/09/tekan-dampak-dengue-kolaborasi-dan.html
true
1009337497803322181
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy